Kampung Wates, Lampung Tengah – Masjid Nurul Hidayah kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan yang penuh khidmat dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang diselenggarakan oleh pengurus masjid dan didukung oleh masyarakat setempat ini berlangsung meriah, dihadiri oleh jemaah dari berbagai dusun di Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi umat Islam di Kampung Wates untuk memperdalam kecintaan dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.
Acara dimulai setelah shalat Isya dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat Nabi yang dilantunkan oleh kelompok hadroh setempat. Suasana menjadi lebih syahdu saat seluruh jemaah ikut serta dalam melantunkan sholawat, mengekspresikan rasa cinta dan penghormatan mereka kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Masjid Nurul Hidayah mengungkapkan pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai sarana untuk mengingat kembali perjuangan dan akhlak mulia Rasulullah yang harus dijadikan panutan dalam kehidupan sehari-hari. "Maulid Nabi bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga momen untuk merenungi ajaran-ajaran beliau yang penuh kasih sayang, keadilan, dan keteladanan. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk meningkatkan keimanan dan keislaman kita," ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Fauzi, seorang mubaligh yang dikenal luas di daerah tersebut. Dalam ceramahnya, Ustadz Ahmad menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengajak seluruh jemaah untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah, seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang kepada sesama.
"Rasulullah adalah rahmat bagi seluruh alam. Kita sebagai umatnya harus mencontoh beliau dalam setiap aspek kehidupan. Cinta kita kepada Nabi harus diwujudkan dengan mengikuti sunnahnya dan mengamalkan ajarannya dengan penuh keikhlasan," tegas Ustadz Ahmad dalam tausiyahnya.
Acara yang berlangsung hingga malam ini juga diwarnai dengan pembagian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar Kampung Wates, sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Pengurus masjid berharap, kegiatan santunan ini dapat membawa berkah bagi seluruh jemaah dan masyarakat setempat.
Kemeriahan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. Para jemaah pulang dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur, serta tekad untuk terus meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Hidayah tidak hanya menjadi ajang untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di antara warga Kampung Wates. Semangat cinta Rasul yang terpancar dalam acara ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi pendorong bagi umat Islam di Kampung Wates untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.